Tag Archives: donat tanpa kentang

Donat Pisang

Donat kentang sudah biasa, bagaimana kalau kita coba variasikan dengan pisang?

Bahan:
– 350 gram pisang ambon, haluskan dengan garpu agar lumat saja
– 500 gram tepung terigu protein tinggi (saya pakai Cakra Kembar) + 100 gram untuk taburan ketika menguleni dan mencetaknya.
– 200 gram gula pasir (tambahkan jika menurut anda kurang manis)
– 50 gram mentega
– 1 butir telur
– 2 sendok teh ragi instant (saya pakai Fermipan), pastikan ragi masih fresh agar bekerja dengan baik
– 50 gram gula halus untuk taburan (haluskan gula pasir dengan blender)
– 1/2 sendok teh garam halus
– 1/2 sendok teh vanili bubuk
– Minyak yang banyak untuk menggoreng donat
Cara membuat:
1. Siapkan mangkuk besar, masukkan terigu, gula pasir, vanili dan ragi instant Aduk hingga benar-benar tercampur rata. Tambahkan garam, aduk rata.
2. Masukkan pisang yang telah dilumatkan dan telur, dengan menggunakan spatula aduk adonan hingga pisang, telur dan terigu tercampur baik. Tambahkan mentega, aduk rata.
3. Lumuri tangan anda dengan tepung yang banyak, kemudian mulailah untuk menguleni adonan. Anda bisa menguleninya di dalam mangkuk atau meletakkannya pada permukaan meja datar/talenan. Pastikan tangan anda bersih dari adonan dan kering, kemudian gunakan ujung-ujung jari untuk menguleninya dengan melipat adonan dari kiri ke kanan dan atas ke bawah. Lakukan ini sambil memutar-mutar mangkuk agar setiap sudut adonan terproses dengan baik.  Jika ada adonan yang menempel di dasar mangkuk atau meja, kikis dengan spatula plastik.
4. Uleni adonan + 10 menit, tidak memakan waktu lama dan tenaga ekstra karena adonan juga tidak terlalu padat. Adonan tidak akan benar-benar kalis (masih lengket), jangan khawatir setelah kita istirahatkan maka adonan akan melembut dan lebih mudah diatur. Sekarang kita istirahatkan adonan, tutup permukaan mangkuk dengan kain bersih dan biarkan adonan di tempat hangat hingga adonan mengembang minimal dua kali lipat. Karena saya membuatnya malam hari maka saya biarkan adonan mengembang di meja dapur,  kemudian saya masukkan ke dalam kulkas untuk dicetak dan digoreng esok paginya.  Masuk ke dalam kulkas dalam kondisi mangkuk tertutup kain ya agar permukaan adonan tidak kering.
Mencetak donat.
1. Buka kain penutup mangkuk, lumuri tangan anda dengan tepung dan keluarkan adonan dari dalam mangkuk. Siapkan loyang plastik datar/talenan atau meja dapur, taburi permukaan loyang dengan tepung, letakkan adonan ke atas loyang. Saat ini kondisi adonan lembut dan mulai mudah untuk diatur. Uleni sekali lagi dengan ujung-ujung jari, sebentar dan ringan saja. Tidak perlu terlalu bersemangat menguleninya. Teknik saya dengan membalik-balik dan melipat adonan, tidak menekannya dengan telapak tangan. Pastikan dasar loyang/talenan selalu ditaburi dengan tepung.
2. Adonan akan menjadi smooth dan kalis seperti gambar diatas. Kemudian bagi adonan masing-masing seberat 70 gram. Bulatkan adonan, tata di atas loyang dan tutup adonan dengan kain selama anda memproses semua adonan. Biarkan mengembang 2 kali lipat, kemudian cetak dengan menggunakan cetakan donat. Lumuri bagian dalam cetakan dengan minyak agar tidak lengket.
3. Panaskan minyak yang banyak di wajan dengan api yang kecil. Goreng donat hingga semua permukaannya tertutup minyak. Goreng dengan menggunakan api yang kecil saja agar donat mengembang dengan baik dan tidak cepat gosong. Jika telah berwarna kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.
4. Taburi donat dengan gula halus jika suka. Donat siap disantap
sumber : justtryandtaste